Bergantunglah pada Dia saja. Mintalah tangan-Nya yang berkuasa menolong kita.
Mazmur 3 : 1 – 8
Iman Ditengah Ancaman
Di mana, di bumi ini yang aman dari bahaya? Di jalan? Teror, perampok, bom, dan kecelakaan menghantui. Di rumah? Sewaktu-waktu kebakaran, pencurian, atau masalah lainnya yang bisa menimpa kita. Bahkan sekarang Kita merasa tidak aman dengan adanya pandemi Covid-19 atau yang sering disebut Virus Corona,
Perisai/pengamanan macam apa yang bisa kita pakai untuk melindungi diri dari ancaman bahaya tersebut?
Pemazmur juga melihat di sekelilingnya penuh bahaya. Musuh mengepung dirinya, bukan hanya puluhan atau ratusan, melainkan puluhan ribu (ayat 7). Ini adalah suasana perang yang dilukiskan dalam mazmur ini. Pemazmur (mungkin raja Daud) sedang terjepit dari segala pihak. Menurut judul mazmur ini, Daud sedang menghadapi makar putranya sendiri, Absalom yang berhasil menghasut hampir seluruh rakyat dan pahlawan untuk menyingkirkan Daud. Namun, bahaya itu ia hadapi dengan berharap kepada Tuhan. Berbagai senjata pencabut nyawa boleh mengancamnya. Memang tidak ada perisai buatan manusia yang dapat melindunginya seratus persen. Tetapi, Tuhan adalah perisai, bukan hanya melindungi pemazmur (ayat 4), melainkan juga akan balik menghantam semua musuh sampai hancur (ayat 8). Ajaib, pemazmur merasa tenang dan tidak khawatir lagi, bahkan mampu tidur dengan nyenyak karena perlindungan Tuhan pasti adanya (ayat 6).
Bagian 2
Mengalami kudeta tentu merupakan hal yang menyakitkan bagi seorang raja. Apalagi dikudeta oleh anaknya sendiri, seperti yang dialami oleh Daud (Mazmur 3: 2 Sam. 14-19). Posisi Daud menjadi semakin tersudut setelah Absalom berhasil merebut hati rakyat (Mazmur 3: 2 Sam. 15:6). Akibatnya Daud terpaksa melarikan diri dari istananya (ayat 1, band. 2 Sam. 15:14).
Mungkin mazmur ini ditulis pada pagi hari setelah ia berhasil melarikan diri.
Di tengah permasalahan berat yang menimpa dirinya, pagi itu Daud "menemui" Allah. Daud mengadukan kesulitan besar yang sedang dia hadapi (ayat 2-3). Nyawanya terancam. Begitu buruknya situasi yang dia hadapi, sampai-sampai orang menganggap tidak ada lagi pertolongan yang bisa dia harapkan dari Allah. Selain menghadapi musuh yang mengancam nyawanya, Daud harus berhadapan juga dengan orang yang berusaha melenyapkan iman dan pengharapannya kepada Allah. Meski demikian, Daud tahu bahwa Allah adalah perisai yang melindungi Dia (ayat 4). Tak ada seorang pun dan tidak ada satu perkataan pun yang dapat mengguncang keyakinan Daud pada kasih dan pertolongan Allah. Allah bukan hanya memberi perlindungan, melainkan juga menganugerahkan kemuliaan kepada dirinya.
Mengingat perlindungan Tuhan yang telah dirasakan sepanjang malam, saat ia tidur (ayat 6), membuat Daud yakin bahwa Allah menyertai dia. Daud yakin bahwa ia tidak perlu takut menghadapi orang-orang yang mengepung dia (ayat 7). Allah beserta dia! Siapa yang dapat melawan? Keyakinan itu mendorong Daud untuk menaikkan permohonan agar Allah menolong dia (ayat 8). Ia meminta Allah melepaskan dia dari musuh-musuhnya.
Sejarah mengajarkan bahwa kita tidak dapat mempercayakan kesejahteraan kita sepenuhnya pada sesuatu yang bukan Allah. Terali tidak dapat melindungi nyawa kita. Pengawal pribadi tidak mungkin memberi kebebasan. Jikalau kita termasuk orang yang mengandalkan dunia ini (uang, senjata, kepandaian, dlsb.), segeralah sadari keberadaan kita dan marilah kita bergantung kepada Tuhan saja. Bahkan andaikan diri kita terancam sekali pun, di dalam Tuhan nasib, harapan bahkan nyawa kita terjamin sempurna.
Renungkan:
Situasi pahit mungkin tidak asing bagi kita dan akan selalu kita hadapi. Kita harus menghadapi orang-orang yang memusuhi kita dan menyerang iman kita. Seperti Daud, kita harus tetap menyandarkan iman kita kepada Allah.
Jaminan sejati tidak datang dari dunia ini, tetapi dari surga. Jaminan apa pun dari dunia ini apabila melebihi kedudukan Tuhan, malah bisa berubah menjadi jerat pembantai hidup kita.
Bergantunglah pada Dia saja. Mintalah tangan-Nya yang berkuasa menolong kita.
Tuhan Yesus melindungi kita.... Amin
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-7691047964079992"
crossorigin="anonymous"></script>