Setia dan Bertanggung Jawab Mengembangkan Potensi Diri
Kupang, NTT – Dalam Ibadah Minggu Utama III di Jemaat GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa pada Jumat, 25 Juli 2025, sebuah khotbah mendalam disampaikan kepada jemaat di Kupang. Khotbah ini, yang disampaikan oleh Pnt. Fidel Kolianan, S.Th., menekankan pentingnya menjadi pribadi yang setia dan bertanggung jawab dalam mengembangkan setiap potensi yang Tuhan berikan. Renungan ini secara khusus mengulas perumpamaan sepuluh mina dari Lukas 19:11-27, menyoroti bagaimana setiap pilihan dalam hidup memiliki konsekuensi.
Dalam khotbahnya, Pnt. Fidel Kolianan menjelaskan bahwa perumpamaan tentang seorang bangsawan yang mempercayakan sepuluh mina (setara dengan 100 hari upah buruh) kepada para hambanya, merupakan metafora untuk penggunaan talenta dan sumber daya dalam melayani Tuhan. Dua hamba yang setia memperdagangkan mina mereka dan menghasilkan keuntungan dipuji serta diberi wewenang lebih. Sebaliknya, hamba ketiga yang hanya menyimpan minanya tanpa menggunakannya, ditegur karena malas dan tidak bertanggung jawab, bahkan minanya diambil darinya.
Pelajaran Penting dari Perumpamaan Mina:
Setia dalam Setiap Panggilan: Setiap individu memiliki tanggung jawab, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun pendidikan. Kesetiaan dalam hal-hal kecil sekalipun dapat menghasilkan buah yang besar, karena Tuhan senantiasa membekali dengan kemampuan dan anugerah.
Mengatasi Godaan Ketidaksetiaan: Tantangan hidup seperti masalah hubungan, ekonomi, atau ketidakpuasan kerja seringkali menggoda kita untuk tidak setia. Khotbah ini mengingatkan untuk bersandar pada kekuatan Tuhan, bukan kekuatan diri sendiri, agar tetap teguh.
Tuhan Adalah Hakim yang Adil: Tuhan berharap kita menggunakan talenta dan kemampuan yang telah diberikan-Nya secara produktif. Sikap pasif dan tidak produktif, seperti hamba ketiga, tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Kita akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah dipercayakan.
Manfaatkan Sumber Daya Ilahi dengan Bijak: Kesehatan dan kekuatan, sekecil apapun, harus dimanfaatkan untuk hal-hal baik. Setiap usaha dan kesetiaan akan dihargai oleh Tuhan.
Khotbah ditutup dengan peringatan bahwa Tuhan tidak akan ragu untuk mendisiplinkan mereka yang menentang kehendak-Nya. Umat diajak untuk dengan setia menjalankan setiap tanggung jawab, sekecil apapun, karena Tuhan melihat dan menghargai setiap upaya.
Lengkap Khotbah dapat ditonton pada Youtube : https://youtu.be/PUdg5BQuEHw?si=JD9wQ7IEUOcwAZfg